Dalam setiap pembahasan bisnis islam pasti tidak pernah lepas dari tokoh yang satu ini. Di dalam diri sahabat inilah kita bisa melihat karakter pebisnis atau entrepreneurship yang patut diteladani. Disamping memiliki ketajaman bisnis yang menunjukkan sisi profesionalitasnya juga akhlaq yang merupakan cermin kepribadian seorang muslim.
Meminjam istilahnya Pak Mario Teguh, ”negara ini akan bisa berkembang dengan adanya entrepreneur….” maka menjadi menumbuhkan jiwa entrepreneurship di dalam diri kita. Bicara tentang bisnis, maka peluangnya sangat luas tergantung kejelian dan keberanian kita menangkap pleuang yang ada.
Suatu fasilitas restoran yang nice to have adalah dekorasi tempat dan desain interior haruslah dibuat senyaman mungkin disertai dengan alunan musik agar pengunjung yang menunggu pesanan tidak merasa bosan. Alternatif lain adalah dengan menyediakan roti beserta mentega pada tiap meja di restoran.
Bicara tentang entrepreneur tentunya sangat menyenangkan apalagi kalau menyangkut Success Story dari orang-orang besar yang meraup sukses besar dari dunia wirausaha. Diantara deretan orang sukses tersebut adalah Ir. Ciputra yang saya sebut sebagai Master Entrepreneur Indonesia
Saya dijuluki negosiator ulung karena saya biasanya mendapatkan apa yang saya inginkan. Saya bernegosiasi untuk menang, dan saya pun menang….Jangan biarkan ekspektasi membelenggu Anda. Kadang Anda harus banting setir, mengubah rencana, bertindak bagaikan psikolog, atau sedikit menjadi bunglon untuk mengetahui pendekatan negosiasi terbaik
Abdurrahman Bin Auf adalah tokoh populer sebagai sosok sahabat Rasulullah SAW yang terkenal dengan kemandiriannya dalam berbisnis atau berwira usaha. Ketika hijrah ke Madinah, Abdurrahman Bin Auf dipersaudarakan dengan Sa’ad Bin Rabi’ Al Anshori, salah seorang kaya yang pemurah di Madinah.
Dimana pada saat itu, Abdurrahman pernah ditawari Sa’ad untuk memilih salah satu dari dua kebunnya yang sangat luas. Tapi Abdurrahman menolaknya, Ia hanya minta kepada Sa’ad ditunjuki lokasi pasar di Madinah. Juga ditawari seorang istri dari dua istri yang dimiliki Sa’ad dan Ia pun juga menolaknya.
Dalam setiap pembahasan bisnis islam pasti tidak pernah lepas dari tokoh yang satu ini. Di dalam diri sahabat inilah kita bisa melihat karakter pebisnis atau entrepreneurship yang patut diteladani. Disamping memiliki ketajaman bisnis yang menunjukkan sisi profesionalitasnya juga akhlaq yang merupakan cermin kepribadian seorang muslim.
Keistimewaan Abdurrahman Bin Auf
Kalau kita melihat sosok sahabat Abdurrahman Bin Auf, maka tokoh ini bisa dikatakan memiliki tiga macam keistimewaan sekaligus, diantaranya :
Pertama, Abdurrahman adalah seorang pengusaha kaya yang sangat dermawan. Beliau menyantuni para veteran perang badar dan menyantuni para janda Rasulullah. Beliau juga memberi makan anak yatim dan fakir miskin di Madinah.
May 10
17
Beberapa hari yang lalu ada sahabat saya yang bertanya tentang prospek bisnis di tahun 2010. Saya tidak tahu kenapa dia bertanya kepada saya, yang jelas dia beranggapan kalau saya ini adalah seorang pebisnis (entrepreneur). Wah, jadinya saya tersanjung mendengarnya, ini sekaligus saya anggap juga sebagai do’a dari sahabat, ”semoga saya adalah salah satu yang bisa menjadi Abdurrahman Bin Auf di abad modern ini”.
Tahun ini merupakan tahun yang berat bagi negara kita setelah diberlakukannya kesepakatan perdagangan bebas antara China & ASEAN. Tahun ini bisa jadi barang-barang China akan beredar di negara kita sementara kita selama ini tidak melakukan persiapan apapun sejak ditandatangani kesepakatan ini 2002 silam.
Aneh memang negara kita ini namun demikin kita tidak boleh larut karenanya. Kita harus selalu tetap bersyukur atas karunia Allah yang dilimpahkan atas negeri kita yang kaya raya ini dengan meminjam istilah yang dipopulerkan KH. Zainuddin M.Z, negara kita disebutnya dengan : ”gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo”. Silaturrahim kita harus dipererat lebih kuat, insyaallah kita akan bisa keluar dari permasalahan ini.
Konon, negara maju ditopang oleh entrepreneur sebanyak 2 % dari total penduduknya, sementara negara kita hanya kurang dari 1 % yang bergelut sebagai entrepreneur. Jadi, peluangnya masih besar untuk pengembangan jiwa entrepreneurship di negeri ini. Semoga kita bisa ! Insyallah !
May 10
17
Tulisan ini adalah sebuah inspirasi untuk mendirikan suatu restoran yang nantinya dapat menghasilkan omset 5 juta / hari..
Supaya pembahasan ini tidak terlalu panjang dan membosankan, saya akan mencoba membahas dengan cara yang menarik dan sistematis.. Oke, mari kita mulai..
Jadi begini, saya anggap untuk rata-rata biaya makan tiap pengunjung restoran ini adalah 25 ribu. Dan restoran ini buka mulai siang hari pukul 1 siang sampai malam hari pukul 10 malam
Nah,, agar bisa mendapatkan omset sekitar 5 juta rupiah maka jumlah pengunjung per hari haruslah 5 juta / 25ribu, yaitu 200 pengunjung per hari
Hmm, cukup susah juga mendapatkan pengunjung segitu banyaknya.. Tapi tenang saja, dengan mengucap kalimat Basmallah, kita awali dengan suatu perbandingan antara pengunjung siang hari : malam hari = 80 : 120, asumsi ini diambil karena makan siang terbatas oleh adanya jam kantor, sehingga banyak orang yang lebih memilih untuk makan di kantin / café kantor karena jika makan di restoran kita, maka rata-rata waktu makan mereka sekitar 30 menit ditambah dengan waktu perjalanannya. Nah, ternyata lebih cepet makan di kantin / cafe kantor saat siang hari kan?
Bicara tentang entrepreneur tentunya sangat menyenangkan apalagi kalau menyangkut Success Story dari orang-orang besar yang meraup sukses besar dari dunia wirausaha. Diantara deretan orang sukses tersebut adalah Ir. Ciputra yang saya sebut sebagai Master Entrepreneur Indonesia, yang hari-hari ini sangat intensif usahanya untuk membangkitkan jiwa entrepreneurship di negeri tercinta ini. Diantara ulasan-ulasan cerdasnya bisa kita lihat di harian Jawa Pos setiap hari rabu kalau tidak salah.
Beliau pernah menyampaikan bahwa menjadi entrepreneur itu sangat mudah. Karena tugas entrepreneur itu diantaranya adalah meningkatkan nilai atau value dari suatu produk ataupun potensi yang menyangkut barang dan jasa. Dan itu semua sudah barang tentu potensinya sudah kita miliki ataupun ada di sekitar kita. Bahkan saking dekatnya potensi itu, kita sedikit lupa untuk meliriknya sehingga seperti ungkapan : ”gajah di pelupuk mata tidak tampak, kuman di seberang lautan tampak”.
Ada tiga modal dasar yang harus dimiliki oleh seseorang agar menjadi entrepreneur sukses, yaitu : memiliki keinginan besar, selalu bekerja keras dan memiliki keyakinan kuat. Kalau seseorang sudah memiliki tiga modal dasar ini maka niscaya dia akan selalu menemui kesempatan yang akan mengantarkannya ke gerbang kesuksesan. Siapkah Kita menyambut kesuksesan Kita hari ini dan di masa mendatang ?
May 10
17
Saya dijuluki negosiator ulung karena saya biasanya mendapatkan apa yang saya inginkan. Saya bernegosiasi untuk menang, dan saya pun menang….Jangan biarkan ekspektasi membelenggu Anda. Kadang Anda harus banting setir, mengubah rencana, bertindak bagaikan psikolog, atau sedikit menjadi bunglon untuk mengetahui pendekatan negosiasi terbaik (Donald J. Trump)
Belajar dari seorang guru terbaik di bidangnya adalah salah satu resep sukses yang pernah diajarkan oleh Sang Guru Tung Desem Waringin. Termasuk diantaranya adalah belajar bisnis dari pebisnis besar yang ada saat ini, Donald J. Trump. Membaca pikiran dan pengalamannya di bidang bisnis adalah sesuatu yang sangat menarik dan menginspirasi kita semua.
Kita bisa belajar dari beliau bukan hanya dari kisah meraih suksesnya tetapi juga belajar bagaimana menyikapi kegagalan dan bagaimana keluar dari kesulitan sebagai pemenang. Dia antara kepribadiannya yang sangat menarik itu pernah disampaikan Robert T. Kiyosaki di dalam salah satu kesaksiannya :
Dalam bekerja bersama Donald J. Trump, saya menyaksikannya berfikir, lalu mendengarkan pemikirannya menjadi kata-kata dan pemikiran serta kata-kata menjadi tindakan. Dalam sebagain besar hal, pemikirannya, kata-katanya dan tindakannya adalah sama. Mungkin inilah sebabnya ia lugas dan blak-blakan karena pemikiran, kata-kata dan tindakannya terintegrasi, kongruen dan beroperasi dalam satu kesatuan.
Diantara pemikiran, kata-kata dan tindakan yang pernah dilakukan oleh Donald J. Trump, diantaranya adalah :